Kamis, 18 Juni 2009

Investasi jangka panjang


INVESTASI JANGKA

PANJANG



Peluang Investasi di Tahun 2009

Tak terasa tahun 2008 telah berakhir. Ada beberapa program yang berjalan sesuai harapan, namun ada juga yang meleset dari target. Krisis keuangan global yang dipicu oleh kasus subprime mortgage barangkali hampir tak pernah terlintas dari pikiran kita semua. Apa mau dikata, gelombang krisis melanda hampir seluruh penjuru dunia. Banyak yang gugur berjatuhan tapi tak sedikit juga yang bisa memanfaatkan momentum untuk meraih keuntungan.

Di Amerika, sesaat lagi Barack Obama akan dilantik menjadi presiden. Beliau memang sosok yang dicintai terutama dari sisi perdamaian, persamaan hak, dan antiperang. Namun bukan berarti hal yang mudah untuk memperbaiki perekonomian Amerika yang telanjur carut marut. Sementara di Indonesia, pemilihan umum hanya tinggal menghitung hari. Orang bilang Indonesia sudah jauh lebih mantap dan dewasa dalam hal demokrasi. Ada yang bilang tahun 2009-2010 mungkin akan menjadi titik terparah resesi ini.

Lalu, strategi investasi apa yang manjur untuk tahun ini?

Ubah Mindset Anda

Kekayaan, sekali lagi, bukan soal seberapa besar penghasilan Anda—-melainkan seberapa besar Anda bisa menabung dan menyisihkannya untuk berinvestasi. Seseorang dengan gaji Rp 10 juta dengan pengeluaran Rp 9 juta per bulan tak lebih baik dari mereka yang bergaji hanya Rp 3 juta tapi bisa menyisihkan Rp 1,5 juta per bulannya untuk berinvestasi. Karenanya, sebelum merencanakan investasi Anda di tahun 2009, cek kembali cashflow Anda tiap bulannya.

Tentu saja ada banyak yang bisa dihemat demi menambah pundi investasi Anda. Salah satunya adalah kurangi konsumsi dan belanja kartu kredit (yang berbunga sangat tinggi). Saya misalnya, lebih suka membayar tunai daripada secara gesek karena ada rasa “sayang” ketika harus mengeluarkan uang. Hal ini bisa membuat saya lebih hati-hati ketika berbelanja. Di sisi lain, Anda juga perlu menyisihkan sebagian dana untuk cadangan (emergency fund) di tempat yang aman dan likuid. Tentu kita tidak mengharapkan hal buruk terjadi, namun tidak ada salahnya sedia payung sebelum hujan.

Lebih Rasional

Tahun 2009 nanti selayaknya dimulai dengan perencanaan keuangan yang lebih hati-hati. Program di tahun ini yang terbukti sukses, bisa terus dilanjutkan. Tentu ada baiknya untuk tidak melulu fokus pada jangka pendek, tetapi lebih diarahkan untuk jangka panjang. Leonardo da Vinci bilang, “Simplicity is the ultimate sophistication.” Saya rasa hal ini berlaku juga di bidang investasi. Sederhanakan segalanya sehingga mudah bagi Anda untuk mengendalikannya karena semua masih berada dalam jangkauan.

Mulai saat ini Anda juga harus lebih peduli terhadap hal-hal remeh yang sering terlupakan. Misalnya, kalau Anda berinvestasi dalam reksadana, perhatikan baik-baik operating expenses, komisi penjualan, turnover costs yang tersembunyi, hingga soal pajak. Kalau Anda berinvestasi dalam saham, ada baiknya untuk memperhatikan tingkat turnover Anda termasuk komisi broker dan pajak (capital gain) yang harus dibayar. Siapa tahu masih ada banyak pos-pos yang sebetulnya bisa Anda perbaiki lagi.

Lebih Hati-hati

Situasi krisis di satu sisi membuat orang jadi buta dan kalap—-peluang apapun langsung disambar. Di sisi lain, greed ini seringkali dimanfaatkan oleh sebagian orang yang oportunis dan mencoba mengambil kesempatan. Saya berani bertaruh bahwa tahun depan pasti lebih banyak lagi berita-berita tentang penipuan berkedok investasi dan sejenisnya. Oleh karenanya, berhati-hatilah sebelum Anda menempatkan investasi Anda.

Jangan malas untuk membaca prospektus suatu investasi atau mencari informasi yang diperlukan bila ada hal-hal yang Anda kurang paham. Hal ini memang melelahkan (dan membosankan). Tapi percayalah, jauh lebih baik menghabiskan sedikit waktu untuk belajar daripada kehilangan uang gara-gara kecerobohan Anda sendiri. Lagipula, belajar sesuatu yang baru (seperti soal investasi dan keuangan) tak pernah ada ruginya, bukan?

Saham, Obligasi,?

Kemana harus menaruh dana di tahun 2009? Ini jelas bukan pertanyaan mudah. Deposito masih dijamin pemerintah (LPS) hanya sebesar suku bunga 10%. Artinya, deposito hanya tempat untuk memarkir uang sementara, bukan untuk mengharap return. Kalau Anda tertarik, Obligasi Ritel Indonesia (ORI) juga boleh dilirik. Return yang ditawarkan mungkin hanya berkisar 12-14% namun risiko gagal bayarnya (nyaris) tidak ada. Namun return sebesar itu bagi sebagian orang kurang menarik karena belum mengkompensasi risiko inflasi.

Pilihan saya (disclaimer) ada di saham. Saat ini banyak emiten bagus yang harga sahamnya terdiskon cukup lumayan. Ada beberapa jagoan sektor perbankan, infrastruktur, consumer goods, manufaktur, dan telekomunikasi yang bisa dilirik. Kalau Anda punya amunisi lebih, tak ada salahnya mengambil saham-saham berbasis komoditas untuk jangka panjang selagi harganya masih relatif murah. Kalau diparingi (diberi) rejeki berlebih, saya ingin masuk ke properti di tahun depan.

Rekomendasi Alokasi Investasi Di Saham.

Adapun Rekomendasi Investasi ini kami alokasikan di perusahaan sebagai berikut:

A. Perusahaan Tercatat Sektor Riil :

1. AISA PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk

2. BUMI PT Bumi Resources Tbk

3. CNTX PT Century Textile Industry Tbk

4. KARW PT Karwell Indonesia Tbk

5. PKPK PT Perdana Karya Perkasa Tbk

6. RICY PT Ricky Putra Globalindo Tbk

7. SKBM PT Sekar Bumi Tbk

8. AKPI PT Argha Karya Prima Industry Tbk

9. ARGO PT Argo Pantes Tbk

10. ARTI PT Ratu Prabu Energi Tbk

11. ATPK PT ATPK Resources Tbk

12. RODA PT Royal Oak Development Asia Tbk.

13. SAFE PT Steady Safe Tbk.

14. SMDM PT Suryamas Dutamakmur Tbk.

15.TMPI PT AGIS Tbk.

16.TRUB PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk

B. Perusahaan Tercatat Sektor Jasa:

17. ASRM PT Asuransi Ramayana Tbk

18. BAPA PT Bekasi Asri Pemula Tbk

19. BNBR PT Bakrie & Brothers Tbk

20. CMPP PT Centris Multipersada Pratama Tbk

21. IATA PT Indonesia Air Transport Tbk

22. KOIN PT Kokoh Inti Arebama Tbk

23. MLPL PT Multipolar Tbk

24. PNIN PT Panin Insurance Tbk

25. PSKT PT Pusako Tarinka Tbk.

26. PTRA PT New Century Development Tbk

27. SMMA PT Sinarmas Multiartha Tbk

28. SSIA PT Surya Semesta Internusa Tbk

29. TRIM PT Trimegah Securities Tbk

C. Perusahaan Tercatat Sektor Perbankan:

30. BBCA Bank Central Asia Tbk

31. BBNI Bank Nasional Indonesia Tbk

32. BBRI Bank Rakyat Indonesia Tbk

33. BMRI Bank Mandiri Tbk

34. BDMN Bank Danamon Tbk

Diversifikasi (Lagi)

Aturannya sederhana: makin “soft” suatu aset, maka akan makin mudah harganya dipermainkan; begitu juga sebaliknya. Inilah yang terjadi saat ini. Harga saham bisa diputarbalikkan dengan mudah, kurs mata uang naik turun seenaknya sendiri, reksadana dibanting harganya hingga tak lebih dari separonya. Di tengah situasi yang tak menentu, ada baiknya Anda mendiversifikasikan sebagian kekayaan Anda dalam bentuk hard asset seperti tanah (properti), logam mulia, atau barang-barang koleksi.

Jaman serba susah seperti ini juga bukan berarti haram bila Anda tertarik untuk terjun ke bisnis (sektor riil). Risiko tentu saja ada, namun bisa diminimalkan dengan masuk ke sektor-sektor usaha yang kebal krisis seperti makanan atau kelontong misalnya. Keuntungan lainnya, bank-bank sedang menurunkan suku bunga kreditnya. Ini bisa jadi kesempatan bagus untuk mendapatkan pinjaman produktif yang berbiaya (relatif) rendah.

Pilihan Orang Cerdas dan Pintar.

Siapapun Anda? apapun profesi Anda saat ini sudah pasti akan dapat meraih pasif income bersama program kami karena dengan modal awal yang cukup relatif dan tanpa memerlukan keahlian khusus serta tanpa risiko maka semua orang dan kalangan akan dapat bergabung dengan program IJP (Investasi Jangka Panjang) untuk meraih pasif income abadi

Sebuah program dari perusahaan IJP (Investasi Jangka Panjang) mengajak para pemilik dana untuk bekerjasama dengan konsef saling percaya, berlandaskan kejujuran
Unik: Anda hanya investasi, tidak perlu bekerja.

Keuntungan


MAKSIMALKAN KESUKSESAN ANDA SEKARANG JUGA SEGERA BERGABUNG KARENA KESUKSESAN YANG AKAN ANDA RAIH SUDAH ADA DIHADAPAN ANDA.

Modal minimal Rp. 5.000.000,00.- Sampai dengan maksimal Rp. 5000.000.000.-
Sebesar 30 % (Tiga puluh persen) per Tahun sampai 3 Tahun via rekening Anda.


BEBERAPA CONTOH KEUNTUNGAN PASIF
(Tidur pun Anda tetap kami bayar)
Modal: Rp. 5.000.000.-
Keuntungan: Tiap Tahunnya (30%) Anda mendapat Rp. 1.500.000
Selama 3 Tahun (90%) Rp.9.500.000,00

Total uang Anda selama 3 Tahun menjadi Rp. 9.500.000.-
(Sudah termaksud modal awal Anda - Buktikan !!)

Modal: Rp. 50.000.000.-
Keuntungan: Tiap Tahun (30%) Anda mendapat Rp. 15.000.000.-
Selama 3 Tahun (90%) Rp.95.000.000.-

Total uang Anda selama 3 Tahun menjadi Rp. 95.000.000,00
(Sudah termaksud modal awal Anda - Buktikan !!)

Modal: Rp. 500.000.000.-
Keuntungan: Tiap tahunnya (30%) Anda mendapat Rp. 150.000.000
Selama 3 tahun (90%) Rp. 950.000.000.-

Total uang Anda selama 3 Tahun menjadi Rp. 950.000.000,00
(Sudah termaksud modal awal Anda - Buktikan !!)

Catatan:
Illustrasi hasil diatas akan menjadi sangat lebih besar apabila total investasi Anda juga besar dan Anda juga bisa memperkenalkannya kepada keluarga, teman, relasi dan siapa saja yang menurut Anda perlu ditolong dan bisa diajak kerjasama.

KERJA SAMA

Disini kami mengajak para investor untuk kerja sama dengan kami dengan Ketentuan antara lain:

1. Minimal Investasi senilai Rp 5.000.000,00

2. Pembagian deviden 30% Pertahun

3. Kontrak kerja sama selama 3 tahun dan bisa di perpanjang

PERSYARATAN

1. Kirim Pesan Permintaan Surat Perjanjian Ke Email Kami di : Asev_eman@yahoo.com

2. Hasil download Surat perjanjian di Print Dan di isi Sesuai Dengan Surat Perjanjian

3. Setelah Di Isi Surat Perjanjian Di Sken dan Di kirim Ke Email kami : Asev_eman@yahoo.com

4. Transfer dana investasi bisa via ATM atau via teller bank.

5. Setelah Anda Mentransfer Dana Anda ke No Rek BCA 1180347182.

Kirim SMS ke salah satu nomor SMS operator
08995091522 atau 081326925022

Contoh Ketik: IJP # Nama Anda # Nama Bank Anda # Nomor Rekening Bank Anda # Jumlah Investasi (RP) # Ke BCA

6. Setelah Kami Menerima SMS dari Anda, Kami akan Menyesuaikan Data Diri Anda Menurut Surat Perjanjian.
7. Apabila Data Anda Sudah Cocok Kami Akan Mengirimkan Surat Perjanjian Lembar Kedua Dari Kami Ke Email Anda.

Kesimpulan

Jika Para Investor berminat bergabung kerja sama dengan kami.

Segera Hubungi : Abu Azali Salman (08995091522 dan 081326925022)

Email : Asev_eman@yahoo.com

Ym : Asev_eman

Terima Kasih

Salam Suksess